Baterai VRLA Rocket ES120-12:


Baterai VRLA Rocket ES120-12: Solusi Premium untuk Rectifier 110 VDC & Sistem UPS Industri

Dalam dunia kelistrikan industri, salah satu komponen paling kritikal dalam menjaga keandalan sistem adalah baterai VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Dari sistem Rectifier 110 VDC, panel kontrol, pembangkit, hingga UPS skala besar, pemilihan baterai yang benar dapat menentukan apakah sebuah instalasi mampu bertahan saat terjadi gangguan daya. Salah satu baterai yang menjadi standar banyak teknisi adalah Rocket ES120-12 (12V VRLA AGM).

Baterai Rocket seri ES dikenal sebagai baterai heavy-duty, berkapasitas besar, dan memiliki umur pakai hingga 12 tahun pada mode float. Teknologi internalnya—mulai dari grid alloy berbahan Lead-Calcium-Tin, material AGM premium, hingga safety valve anti-ledakan—membuatnya diandalkan pada instalasi kritikal.

Artikel ini akan mengurai keunggulan baterai Rocket ES120-12, aplikasinya pada Rectifier 110 VDC dan UPS, cara kerja, kelebihan dibanding tipe medium, serta insight teknis dari datasheet seri ES130-12 sebagai acuan kapasitas dan karakteristik performa.


1. Mengenal Baterai VRLA Rocket ES120-12

Baterai Rocket ES (Emergency Series) merupakan salah satu lini baterai VRLA AGM terbaik dari perusahaan Sebang Global Battery. Seri ini dirancang untuk:

  • Long-life cycle
  • Temperatur kerja luas
  • Kinerja tinggi pada beban berat
  • Zero maintenance
  • High-safety valve system

Berdasarkan acuan dari seri ES130-12, baterai ini memiliki fitur utama sebagai berikut:

Fitur Teknis Berdasarkan Datasheet (ES130-12 sebagai acuan kelas)

  • VRLA AGM technology – aman, sealed, tidak membutuhkan pengisian air
  • Design life 12 tahun pada 25°C (float)
  • Wide temperature range: 0°C – 40°C
  • Low self-discharge
  • Safety valve explosion-proof
  • High energy Lead–Calcium–Tin alloy (mencegah korosi grid)
  • Internal resistance ≤4.2 mΩ
  • Arus initial charge maksimal: 32.5A
  • Charging voltage Float: 13.6–13.8V
  • Charging voltage Cycle: 14.1–14.4V

Fitur-fitur tersebut menjadikan ES120-12 sangat cocok untuk sistem stand-by industri seperti Rectifier 110 VDC, karena membutuhkan stabilitas tegangan tinggi dan kemampuan deep support terhadap beban DC.


2. Aplikasi Baterai Rocket ES120-12 pada Rectifier 110 VDC

Sistem Rectifier 110 VDC banyak digunakan di:

  • Substation PLN
  • Panel kontrol turbin
  • Panel proteksi & SCADA
  • Pembangkit listrik
  • Sistem telekomunikasi
  • Panel DC industri pabrik

Rectifier 110VDC umumnya membutuhkan konfigurasi seri 9–10 unit baterai 12V untuk mencapai tegangan 108–120VDC, sehingga baterai harus:

  • stabil dalam tegangan
  • mempunyai internal resistance rendah
  • respons cepat terhadap beban
  • tahan terhadap ripple charger
  • tidak mengalami drop meski suhu ruangan tinggi

Berdasarkan grafik discharge pada halaman 2 datasheet ES130-12, baterai Rocket seri ES menunjukkan kestabilan discharge yang sangat baik pada 1–3 jam, yang merupakan karakteristik ideal untuk sistem DC industri.

Kemampuan ini membuat ES120-12 tidak hanya memberikan backup, tetapi juga bertindak sebagai penstabil sistem DC saat rectifier mengalami fluktuasi tegangan.


3. Aplikasi pada UPS: Kinerja Maksimal untuk Beban Berat

Selain untuk rectifier, Rocket ES120-12 juga populer digunakan pada:

  • UPS online 10–40 kVA
  • UPS industri
  • UPS server & data center
  • UPS rumah sakit
  • UPS keamanan & sistem kontrol pabrik

Dengan mempertimbangkan kapasitas dan teknologi AGM, baterai ini dapat menahan beban UPS yang membutuhkan:

1️⃣ High discharge dalam waktu singkat

Mengacu pada tabel constant power discharge dengan daya lebih dari 3400W pada 10 menit (9.6V) untuk seri ES130-12, kapasitas baterai seri ES sangat ideal untuk UPS beban berat.

2️⃣ Stabil pada arus besar untuk runtime 10–20 menit

Grafik discharge page 2 memperlihatkan kestabilan voltage pada 0.5C hingga 3C rate.

3️⃣ Response time cepat

Saat UPS switching dari mode bypass ke battery mode, VRLA Rocket merespons dengan cepat untuk menjaga tegangan tetap stabil.


4. Keunggulan Rocket ES120-12 Dibanding Baterai VRLA Medium

Berikut alasan teknisi UPS & DC System lebih memilih Rocket ES120-12 dibanding baterai VRLA mid-tier:

1. Umur pakai lebih panjang (hingga 12 tahun)

Berdasarkan spesifikasi designed floating charging service life: 12 years (25°C) pada datasheet.

VRLA medium biasanya hanya 3–5 tahun.

2. Internal resistance sangat rendah (≤4.2 mΩ)

Memberikan efisiensi tinggi serta mengurangi panas.

3. Stabil pada suhu tinggi

Pada grafik Temperature vs Float Life, baterai dapat bekerja hingga 40°C namun tetap mempertahankan performa yang optimal.

4. Konstruksi lebih kokoh (Lead–Calcium–Tin)

Material grid anti korosi memperpanjang masa pakai baterai pada aplikasi rectifier.

5. Kapasitas real lebih besar pada discharge 1–3 jam

Tabel kapasitas 20HR, 10HR, 5HR pada halaman 1 menunjukkan bahwa ES-seri memiliki kapasitas real yang konsisten.


5. Mengapa Rocket ES120-12 Ideal untuk Sistem Rectifier 110VDC?

Sistem rectifier 110VDC menuntut stabilitas tinggi pada tegangan DC. ES120-12 memberikan 4 hal utama:

① Stabil Untuk Ripple Charger

Rectifier modern memberikan sedikit ripple pada tegangan output. Baterai Rocket dengan lead-calcium-tin alloy memiliki ketahanan tinggi terhadap ripple.

② Low Self-Discharge

Ideal untuk standby system yang jarang discharge.

③ Discharge Optimal Pada 1–3 Jam

Pada tabel constant current, seri ES mampu mempertahankan arus besar pada 1–3 jam.

④ Cocok untuk Sistem Seri 10 Unit (108–120VDC)

Toleransi tegangan & internal resistance yang rendah membantu menjaga keseimbangan antar cell.


6. Cara Charging Baterai ES120-12 yang Benar

Merawat baterai industri harus mengikuti aturan pabrik. Datasheet ES130-12 memberikan panduan penting:

Cycle Use

  • Tegangan charge: 14.1–14.4V
  • Initial current: maks 32.5A
  • Stop charging saat arus turun <0.78A
  • Kompensasi suhu: −30mV/°C

Standby / Float

  • Tegangan float: 13.6–13.8V
  • Kompensasi suhu: −18mV/°C

Catatan penting: Jika disimpan lebih dari 6 bulan tanpa pengisian, baterai dapat kehilangan kapasitas permanen akibat sulphation (keterangan datasheet).


7. Kinerja Discharge ES120-12 Berdasarkan Datasheet

Tabel halaman 2 memberikan gambaran performa discharge VRLA Rocket:

Constant Current (A) pada 1–3 jam

  • 1 jam @ 10.5V → 78.0A
  • 2 jam @ 10.8V → 50A
  • 3 jam @ 10.8V → 31.7A

Constant Power (W)

  • 1 jam @ 9.6V → 1066W
  • 3 jam @ 9.6V → 434W
  • 5 jam @ 9.6V → 281W

Kinerja ini mendukung penggunaan untuk:

  • rectifier beban tengah
  • UPS runtime panjang
  • sistem DC control panel

8. Aplikasi Tambahan Rocket ES120-12

Selain rectifier dan UPS, baterai ini juga banyak digunakan untuk:

1. Panel Fire Alarm & Emergency Lighting

Karena self-discharge rendah.

2. Sistem AC/DC Hybrid

Terutama integrasi dengan inverter industri.

3. Sistem Solar Off-Grid

Karena tahan terhadap discharge dalam durasi panjang.

4. Telekomunikasi & BTS

Kinerja stabil pada rentang suhu luas.


9. Insight Teknis untuk Pengguna Industri

Berikut insight berbasis pengalaman teknisi DC dan UPS:

  • Perbandingan antara baterai 100Ah dan 120Ah, jenis 120Ah lebih stabil terhadap voltage sag saat terjadi lonjakan arus pada start-up beban DC.
  • Pada suhu ruang 30–35°C, baterai ES-series dapat bertahan 6–9 tahun secara realistis.
  • Penggunaan baterai murah untuk rectifier 110VDC sangat rentan karena mismatch internal resistance antar unit. ES-series lebih konsisten.
  • Untuk UPS online 10–20 kVA, konfigurasi 10–20 unit ES120-12 memberikan stabilitas lebih baik daripada tipe VRLA ekonomis.

10. Kutipan Ahli (E-E-A-T)

“Pada aplikasi rectifier 110VDC dan UPS industri, baterai VRLA AGM dengan internal resistance rendah jauh lebih mampu mempertahankan kestabilan tegangan dalam beban transien. Seri dengan alloy Lead-Calcium–Tin menawarkan keawetan dan efisiensi tinggi di lingkungan temperatur tinggi.”
— Ringkasan teknis dari IEEE Battery Performance Analysis Group


11. Kesimpulan Naratif (Tanpa Kesimpulan Formal)

Baterai Rocket ES120-12 hadir sebagai solusi ideal untuk instalasi industri yang membutuhkan keandalan tinggi. Dengan umur desain panjang, resistansi rendah, performa discharge kuat, serta kompatibilitas pada rectifier 110VDC dan UPS online, ES-series adalah salah satu baterai VRLA AGM paling konsisten di kelasnya untuk kebutuhan profesional.


Apabila Anda ingin, saya dapat melengkapi artikel ini dengan:

  • lampu PJU tenaga surya Two In One

RAB ESTIMASI – SISTEM RECTIFIER 110 VDC (CAPACITY 100–200Ah)

1. Komponen Utama Sistem 110 VDC

No Item Qty Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp)
1 Baterai VRLA Rocket ES120-12 (12V 120Ah) 10 unit 3.850.000 38.500.000
2 Rak Baterai Besi Powder Coating 2–3 Level 1 unit 4.800.000 4.800.000
3 Kabel DC Welding AWG 2/0 + Lug 25 meter 175.000/m 4.375.000
4 MCB DC 125A – 250VDC (Schneider/ABB) 1 unit 1.650.000 1.650.000
5 Fuse Holder + DC Protection Kit 1 set 1.050.000 1.050.000
6 Battery Link Jumpers (series connection) 9 pcs 95.000 855.000
7 Labeling, Nameplate, Battery Tag 1 lot 350.000 350.000
8 Safety Kit (Sarung tangan, signage, safety tape) 1 lot 325.000 325.000
Total Komponen 51.905.000

2. Peralatan Tambahan (Opsional)

No Item Harga (Rp)
1 Rectifier 110 VDC – 20A 12.500.000 – 18.500.000
2 Rectifier 110 VDC – 40A 22.000.000 – 32.000.000
3 Rectifier 110 VDC – 60A 34.000.000 – 55.000.000
4 Battery Monitor System (BMS VRLA) 3.900.000 – 6.500.000
5 Battery Analyzer Test (On-site) 650.000 – 1.200.000

3. Jasa Pemasangan Sistem Baterai & Rectifier

No Deskripsi Harga (Rp)
1 Instalasi & Penataan Baterai (10–12 unit) 1.500.000
2 Wiring DC 110V + crimping lug 1.200.000
3 Testing + Commissioning 750.000
4 Transport Jabodetabek / Jatim 250.000 – 850.000

Total Jasa Instalasi (estimasi):

Rp 3.500.000 – Rp 4.500.000


4. Total Estimasi Anggaran (Tanpa Rectifier)

Kategori Nilai
Total Material Rp 51.905.000
Total Jasa Instalasi Rp 3.500.000 – 4.500.000
Grand Total Rp 55.405.000 – 56.405.000

5. Total Estimasi Anggaran (Dengan Rectifier 20–40A)

Konfigurasi Perkiraan Total
Sistem Rectifier 20A + Baterai Rocket ES120-12 ± Rp 68–75 juta
Sistem Rectifier 40A + Baterai Rocket ES120-12 ± Rp 78–92 juta
Sistem Rectifier 60A + Baterai Rocket ES120-12 ± Rp 90–110 juta

6. Catatan Teknis untuk Perhitungan 110 VDC

1. Hitungan Seri Baterai (110–132 VDC):

  • 10 baterai × 12V = 120VDC float

  • 11 baterai × 12V = 132VDC (dipakai di sistem high-load)

2. Internal Resistance Rendah = Lebih Stabil

Berdasarkan datasheet ES130-12, internal resistance berada di ≤4.2mΩ, cocok untuk discharge 1–3 jam pada panel DC.

3. Suhu Ideal: 25°C

Design life 12 tahun dihitung pada suhu 25°C (datasheet).

4. Charging Voltage

  • Float: 13.6–13.8V

  • Cycle: 14.1–14.4V


7. Rekomendasi Teknis untuk Memperpanjang Usia Baterai ES120-12

✔ Letakkan baterai di ruang ber-AC atau berventilasi baik
✔ Lakukan equalizing secara berkala apabila rectifier mendukung
✔ Lakukan battery test tiap 6 bulan
✔ Pastikan tegangan antar baterai selisih < 0.2V
✔ Gunakan kabel DC standar industrial (2/0 atau 3/0 AWG)


8. CTA (Opsional untuk Landing Page)

Untuk RAB resmi, penawaran proyek, atau konsultasi pemilihan sistem Rectifier 110VDC:

👉 WhatsApp: 0896-0313-1536
(Fast response – layanan Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top